Inkonsisten Liverpool
KARBOL_ID - Pekan pertama liga Inggris, langkah Liverpool sungguh superior kala
bertamu ke Emirates stadion saat berjumpa Meriam London Arsenal di pembukaan
liga Inggris, dengan semangat dan determinasi yang tinggi berhasil mempercundangi tim tuan rumah dengan skor 4-3, meskipun
sempat tertinggal lewat gol Theo Wallcot namun pasukan The Reds berhasil
membalikan skor hingga dapat unggul 4-1 lewat
dua gol Couthino dan masing-masing gol yang dicetak oleh Adam lallana
dan pemain baru Sadio Mane.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-3 setelah tim asuhan Wenger memperkecil skor melalui dua gol yang masing-masing dicetak oleh Chamberlins dan Calum Chambers. Melihat dari hasil dan permainan Liverpool pada pertandingan tersebut tidak heran menimbulkan ekspektasi tinggi kepada para pendukung untu meliahat tim kesayanganya Liverpool untuk berbuat banyak di kompetisi liga Inggris.
Gegenpressing yang merupakan filosofi Jurgen Klopp yang bermain menyerang sepanjang pertandingan punya resiko sangat rapuh kala pertahanan mereka digempur tim lawan, tidak heran pada pertandingan melawan Arsenal, meski sempat unggul 4-1 namun hampir kecolongan hingga membuyarkan kemenangan The Reds meski telah unggul jauh, Arsenal berhasil memperkecil margin gol menjadi 3-4.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-3 setelah tim asuhan Wenger memperkecil skor melalui dua gol yang masing-masing dicetak oleh Chamberlins dan Calum Chambers. Melihat dari hasil dan permainan Liverpool pada pertandingan tersebut tidak heran menimbulkan ekspektasi tinggi kepada para pendukung untu meliahat tim kesayanganya Liverpool untuk berbuat banyak di kompetisi liga Inggris.
Gegenpressing yang merupakan filosofi Jurgen Klopp yang bermain menyerang sepanjang pertandingan punya resiko sangat rapuh kala pertahanan mereka digempur tim lawan, tidak heran pada pertandingan melawan Arsenal, meski sempat unggul 4-1 namun hampir kecolongan hingga membuyarkan kemenangan The Reds meski telah unggul jauh, Arsenal berhasil memperkecil margin gol menjadi 3-4.
Hingga akhirnya pada pekan kedua liga Inggris Liverpool akhirnya
harus tumbang di kandang Burnley dengan skor 2-0, meskipun sudah diperkuat
Daniel Sturridge, permainan Liverpool tidak berkembang dan selalu buntu di
sektor penyerangan pada pertandngan tersebut, sama halnya masalah yang di alami
The Reds pada tahun kemarin.
Liverpool mengalami Inkonsisten pada setiap pertandingan, ini merupakan pekerjaan rumah yang harus dibenahi pasukan Jurgen Klopp apalagi kompetisi masih sangat panjang dan juga jendela transfer masih dibuka, bukan tidak mungkin membeli pemain yang tepat bisa meningkatkan kinerja tim, apalagi membenahi pertahanan menjadi fokus Jurgen Klopp untuk mengarungi kompetisi yang sangat berat di liga Inggris, sehingga Liverpool bisa tampil konsisten meraih kemenangan di setiap pertandingan dan bersaing dengan tim lain agar mendapatkan trofi.
Liverpool mengalami Inkonsisten pada setiap pertandingan, ini merupakan pekerjaan rumah yang harus dibenahi pasukan Jurgen Klopp apalagi kompetisi masih sangat panjang dan juga jendela transfer masih dibuka, bukan tidak mungkin membeli pemain yang tepat bisa meningkatkan kinerja tim, apalagi membenahi pertahanan menjadi fokus Jurgen Klopp untuk mengarungi kompetisi yang sangat berat di liga Inggris, sehingga Liverpool bisa tampil konsisten meraih kemenangan di setiap pertandingan dan bersaing dengan tim lain agar mendapatkan trofi.

Post a Comment