Barcelona Melawan Kemustahilan, Juventus Menggagalkan Kejaiban
KARBOL_ID - Barcelona tak bisa
berkutik di leg pertama Liga Champions melawan Juventus di Juventus Stadium
pekan lalu, Messi dan kolega bertekuk lutut oleh tuan rumah Juventus dengan
tiga gol tanpa balas, dua gol yang dicetak Paulo Dybala dan tambahan gol lewat Giorgio
Chiellini menghancurkan tim asuhan Luis Enrique. Dan dengan kekalahan tersebut
membuat Barcelona harus mati-matian mengejar agregat gol dengan butuh
setidaknya tiga gol menyamakan agregat hingga bisa memaksakan babak extra time atau mencetak empat gol
dengan syarat Juventus tidak mencetak gol tambahan di Camp Nou jika ingin
melaju ke fase semifinal Liga Champions.
Mengusung misi yang banyak orang katakan
mustahil dan butuh keajaiban bagi Barcelona, namun keajaiban itu seakan selalu
menghampiri tim Catalan ini yang sebelumnya mengejutkan dengan berhasil lolos
ke fase perempat final setelah menang agregat 6-5 kala berjumpa dengan raksasa
Perancis PSG, padahal Neymar cs kala itu kalah di leg pertama dengan empat gol
tanpa balas hingga akhirnya keajaiban datang di Camp Nou, enam gol disarangkan
ke gawang PSG dan menjawab semua kemustahilan itu.
Kata mustahil di dunia sepak bola
mungkin tak berlaku di olahraga ini, selama bola bundar dan selama masih ada
waktu maka keajaiban itu bisa diwujudkan, kita bisa menilik perjalanan
Liverpool saat final Liga Champions 2005 melawan AC Milan di Istanbul, mungkin
laga itu momen paling tidak bisa dilupakan para pendukung The Reds, saat timnya
tertinggal tiga gol di babak pertama dan dapat menyamakan kedudukan di babak
kedua hingga akhirnya mengangkat trofi Liga Champions kelimanya.
Mantan pemain Brazil Zico pun
angkat bica dan percaya bahwa Barcelona bisa mewujudkan keajaiban itu. "Dengan kualitas pemain yang dimiliki
Barca, mereka bisa yakin mampu melakukan comeback. Mereka memiliki empat pemain
terbaik dunia dalam diri Neymar, Suarez, Messi, dan Iniesta. Jika memang
hari-nya milik Barca, mereka bisa meraih apapun," ujar Zico di Barca
TV.
Di Kubu Juventus, bertahan mungkin bukan jalan yang terbaik
untuk melawan Barcelona, jangan sampai permainan bertahan mereka menjadi
bumerang bagi tim asuhan Alegri jiga tidak ingin mengubur impiannya melaju ke
fase semifinal Liga Champions dan utnuk membalas dendam atas kekalahan
menyakitkan di final Liga Champions musim 2014/2015.
Paulo Dybala akan menjadi senjata
utama bagi kubu Juventus, penyerang asal Argentina tidak boleh lagi mendapatkan
bola dengan leluasa di kotak penalti Barcelona jika tidak mau mengulangi
kesalahan di pertandingan leg pertama lalu, dua gol Dybala tercipta karena
mendaptkan banyak ruang gerak di pertahanan Barca yang dikawal Pique dan
Mascherano.
Apa pun bisa terjadi di sebuah
pertandingan sepak bola, kami berpendapat bahwa Barcelona harus mengusai laga
sepenuhnya jika ingin mencoba mencatat keajaiban lainya, tapi satu catatan lagi
bahwa Barcelona harus meminimalisir kesalahan, jangan sampai Juventus yang akan
menggagalkan misi kejaiban kedua kali bagi Barcelona di Liga Champions apalagi
kekuatan Juventus tidak sama seperti PSG dan bagi Juventus mencuri gol terlebih
dahulu mungkin saja bisa merusak dan memecah konsentrasi punggawa Barcelona dan
dengan mudah mengamankan pertandingan, disiplin di lini pertahanan bisa saja
menjadi kunci selama pertandingan hingga dapat
menyulitkan trio MSN untuk membobol gawang Buffon. Kita saksikan saja
apakah Barcelona bisa melawan kemustahilan ? Dan menjawab dengan keajaiban atau
Juventus yang akan menggagalkan keajaiban Barcelona.

Post a Comment