Kontroversi Regulasi Liga 1 Indonesia
KARBOL_ID – Perhelatan penyelanggaraan liga 1 tinggal
menghitung jam jelang kick-off Sabtu 15 April 2017. Dengan menggandeng dua sponsor utama Gojek
dan Traveloka, kedua sponsor tersebut siap membiayai kompetisi yang diberkisar lebih
dari 100 miliar rupiah, kompetisi yang sempat terhenti karena sanksi dari FIFA
mulai menggeliat kembali, banyak kejutan yang terjadi seperti adanya marquee
player dan juga regulasi yang mengundang beberapa kontroversi. berikut beberapa regulasi untuk Liga 1 :
1. Setiap klub diwajibkan memainkan 3 pemain U-23 minimal 45
dari 90 menit waktu normal pertandingan.
2. Setiap klub hanya memperbolehkan 2 pemain berumur lebih dari 35 tahun untuk
dimainkan. Atau pembatasan pemain yang berumur lebih dari 35 tahun.
3. Setiap klub memperbolehkan pergantian pemain sebanyak lima kali, hal tersebut
bertujuan agar mendukung aturan regulasi yang mewajibkan 3 pemain U-23 dimainkan.
4. Peraturan perekrutan pemain luar yaitu 2 pemain asing, 1
pemain asing dari Asia, dan beberapa Marquee Player.
5. Pergantian lima pemain dalam satu pertandingan berimbas pada
daftar susunan pemain yang didaftarkan menjadi 20 nama pemain.
Pada aturan pemain cadangan mengundang banyak komentar
dimana pergantian pemain yang tampak ganjil dari regulasi Federasi Sepak Bola
Dunia (FIFA) yang hanya membolehkan setiap pergantian pemain sebanyak tiga
kali. Akan tetapi PSSI telah mendapatkan lampu hijau dari FIFA mengenai hal
tersebut.
Dengan regulasi pembatasan pemain usia diatas 35 tahun dan
diwajibkannya 3 pemain muda bermain minimal 45 menit mengakibatkan setiap klub
harus memutar otak dan meramu strategi yang pas untuk mengarungi kompetisi yang
berjalan sangat panjang. Disisi lain pembatasan pemain yang sudah berumur
seperti Cristian Gonzales, Bambang Pamungkas, Firman Utina dkk akan sedikit
mematikan potensi para pemain senior yang notabene secara skill masih sepadan
dengan pemain muda. Banyak pihak beranggapan bahwa regulasi ini tidak perlu
dilakukan.

Post a Comment